Parenting

6 Cara Agar Plasenta Naik ke Atas untuk Cegah Pendarahan

cara agar plasenta naik ke atas

Yuk, ketahui caranya di sini, Sahabat~

Saat masuk masa kehamilan, setiap ibu hamil tentu ingin janin yang dikandungnya selalu dalam kondisi terbaik dan sehat. Jadi diharapkan nanti saat kelahirannya bisa lebih lancar. Nah selama masa kehamilan ini, ada saja masalah yang bisa terjadi yaitu plasenta previa.

Apa itu plasenta previa? Suatu kondisi ketika sebagian atau seluruh plasenta berada di bawah dan menutupi jalan lahir. Biasanya jika sudah terdiagnosis plasenta previa ini akan mengalami gejala pendarahan pada 3 bulan terakhir kehamilannya. Nah ada beberapa cara yang bisa Sahabat lakukan agar kondisi tersebut tidak semakin parah terutama agar plasenta dapat naik ke atas. Simak informasi yang sudah Jitaksara rangkum di bawah ini, ya Sahabat!

1. Hindari aktivitas yang berat

1. Hindari aktivitas yang berat

Jika ibu hamil sudah didiagnosis mengalami plasenta previa dan sering mengalami pendarahan, maka yang perlu dilakukan adalah membatasi aktivitas sehari-hari. Perbanyak istirahat terutama bedrest agar rahim dapat relaksasi. Membatasi aktivitas tersebut dapat membantu menghentikan proses pelepasan plasenta yang tidak pada waktunya. Selain itu cara ini juga dapat mencegah pendarahan yang terjadi semakin lebih parah. Kebanyakan bergerak justru membuat plasenta akan turun ke bawah dan jika diteruskan akan semakin berbahaya.

2. Konsumsi makanan bergizi

cara agar plasenta naik ke atas

Ibu hamil bisa lebih banyak mengonsumsi makanan yang bergizi terutama yang mengandung zat besi. Ketika sudah terdiagnosis plasenta previa ini maka akan lebih banyak terjadi pendarahan, untuk mengembalikan darah tersebut dapat didukung dengan berbagai makanan yang mengandung nutrisi tersebut. Penuhi nutrisi dari kalangan sayur dan buah karena selain dapat mengatasi masalah tersebut juga dapat memberikan asupan lebih pada janin yang dikandung. Berbagai bahan makanan yang bisa dikonsumsi seperti bayam, kangkung, katuk, ikan, telur, daging, susu dan buah-buahan.

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil yang Ampuh

3. Batasi aktivitas seksual dulu

3. Batasi aktivitas seksual dulu

Ketika memasuki masa kehamilan trimester ketiga, maka Sahabat perlu membatasi aktivitas seks terlebih dahulu. Sahabat bisa berkonsultasi pada dokter kandungan apakah diperbolehkan melakukan hubungan seks tersebut atau tidak. Biasanya dengan pertimbangan kondisi plasenta dan janinnya tersebut akan mendapatkan rekomendasi tentang keamanan melakukan berhubungan seks. Terlebih lagi jika ibu hamil sudah didiagnosis plasenta previa ini maka harus lebih waspada. Jika diteruskan, pendarahan yang terjadi bisa menjadi lebih parah dan bisa mengancam jiwa.

4. Konsultasi dengan dokter kandungan

cara agar plasenta naik ke atas

Cara terbaik selanjutnya dengan berkonsultasi bersama dokter kandungan tentang persalinan apa yang cocok digunakan nantinya. Dalam pemeriksaan tersebut akan ada rekomendasi jalan terbaik untuk persalinan nantinya, jika memungkinkan bisa melalui persalinan normal. Sahabat tak perlu memaksakan diri untuk persalinan normal ketika didiagnosis plasenta previa karena akan mengancam jiwa.

Ada dua jenis plasenta previa yaitu minor dan mayor. Plasenta previa minor yaitu sebagian plasenta yang berada di bawah rahim, hal ini memungkinkan Sahabat untuk melakukan persalinan normal. Sebaliknya, plasenta previa mayor dengan posisi plasenta yang menutupi jalan lahir ini memang mengharuskan Sahabat menempuh persalinan caesar. Jalan yang terbaik adalah dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan tersebut.

Baca juga: 7 Obat Maag untuk Ibu Hamil yang Ampuh dan Aman

5. Hindari olahraga berlebihan

5. Hindari olahraga berlebihan

Masa trimester ketiga memang disarankan untuk berolahraga karena dapat membantu otot tubuh menjelang persalinan nantinya. Namun jika ibu hamil sudah didiagnosis plasenta previa ini perlu menghindari olahraga yang berlebihan. Rangsangan atau gerakan yang berlebih saat hamil tersebut dapat beresiko mengalami pendarahan yang lebih tinggi. Itulah mengapa Sahabat perlu menghentikan aktivitas tersebut agar plasenta tidak turun.

6. Rutin melakukan senam pernapasan

6. Rutin melakukan senam pernapasan

Ada satu cara yang bisa Sahabat lakukan agar plasenta dapat naik ke atas. Caranya dengan melakukan senam pernapasan secara rutin. Senam ini dilakukan dengan duduk bersila kemudian badan membungkuk ke depan semampunya saja. Bisa juga dilakukan dengan cara bersujud, kemudian dada menempel pada alas sebisanya, setelah itu wajah menghadap ke samping sejajar dengan alas. Selama melakukan posisi ini, Sahabat perlu relaksasi dan mengatur napas secara perlahan. Sesekali, dorong bokong ke arah atas dalam keadaan sujud.

Berbagai cara tersebut memang paling mudah untuk dilakukan agar plasenta dapat naik dan mencegah pendarahan. Apabila terjadi pendarahan yang terlalu parah bisa segera memeriksakan diri di rumah sakit terdekat. Masalah ini bukan menjadi perkara yang sepele karena perlu waspada dan terus memantau apabila sudah didiagnosis plasenta previa.

1 Comment

Most Popular

To Top