Career and Education

5 Cara Belajar Efektif Menurut Penelitian yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Yuk, perbaiki cara belajar yang masih salah

Banyak siswa yang mengaku belajar dengan sistem kebut semalam saat mendekati ujian. Namun cara ini dinilai lebih memaksa otak dan tidak efektif. Informasi yang harusnya diserap justru akan hilang dengan sendirinya saat ujian berlangsung.

Tak heran mereka yang menggunakan sistem tersebut memiliki kekurangan dalam menyerap ilmu dengan baik. Lalu bagaimana solusinya? Menurut penelitian, ada beberapa metode belajar yang bisa Sahabat gunakan. Metode ini menurut ilmiah sangat efektif diterapkan oleh siapa saja dan di mana saja.

Tanpa takut membebani otak lebih jauh dan menghindari mindset jika belajar itu bisa bikin stres. Di bawah ini sudah Jitaksara siapkan cara belajar yang efektif menurut penelitian. Simak baik-baik, ya!

1. Awali dengan olahraga

olahraga agar belajar efektif

runningexcels.com

Walau sering dipandang sebelah mata ternyata olahraga juga bisa mendukung aktivitas belajar lebih baik. Pasti Sahabat akan bertanya, kok bisa? Ketika tubuh dan pikiran terasa lebih bugar maka akan mudah menyerap berbagai informasi yang masuk.

Dengan berolahraga tersebut tubuh akan mengirimkan nutrisi dan oksigen ke otak secara maksimal. Selain itu dengan berolahraga juga membuat pikiran lebih fresh dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.

Sebagai buktinya, ada sebuah studi pada tahun 2013 tentang laki-laki yang bersepeda selama 15-30 menit. Otak laki-laki tersebut lebih memiliki kemampuan kognitif dan ingatan yang lebih tajam dibandingkan dengan yang tidak melakukannya. Selain itu dengan berolahraga juga dapat mengurangi hormon kortisol, hormon yang membuat seseorang menjadi stres.

Baca juga: 7 Cara Kuliah di Luar Negeri. Dari Beasiswa Hingga Student Loan!

2. Belajar dengan santai

cara belajar efektif yang santai

understood.org

Jika sebelumnya teknik belajar yang Sahabat gunakana adalah dengan mengurung diri di kamar, maka cobalah teknik satu ini. Belajar dengan santai dan nyaman ini akan lebih memberikan pengaruh yang lebih pada otak. Jangan pernah terpaku pada waktu dan pastikan mindset di pikiran adalah belajar dengan santai tanpa terburu-buru waktu.

Langkah selanjutnya tinggal memilih topik apa yang ingin dipelajari pertama. Usahakan pikiran tidak kacau atau merasa terbebani akan sesuatu. Baru kemudian coba tenang dan mulai belajar. Cara ini memang yang paling efektif dibandingkan cara lainnya.

Setelah pikiran menjadi tenang, selanjutnya Sahabat bisa belajar dengan waktu yang singkat. Hal ini berguna untuk mengindari keram otak. Keram otak bisa terjadi ketika otak tidak mampu menampung informasi yang dipelajari.

Walaupun Sahabat paksa tak akan bisa mengatasi keram otak tersebut. Nah biasanya mereka yang sudah keram otak ini akan memaksa bahkan rela mengambil waktu begadang. Alhasil justru informasinya tidak akan masuk-masuk. Untuk itu sediakan waktu yang singkat dan fokus pada topik yang ingin dipelajari.

3. Teknik pomodoro

teknik pomodoro

brightminds.co.uk

Teknik ini mulai dikenalkan oleh Francesco Cirillo sekitar tahun 1980-an. Tahapan dari belajar pomodoro ini ada 5 yaitu:

  1. Tentukan topik yang ingin dipelajari
  2. Beri waktu 25 menit
  3. Fokus mempelajari topik sebelumnya
  4. Setelah berjalan 25 menit, berikan waktu istirahat 5 menit
  5. Ulang sebanyak 4 kali dan selanjutnya baru boleh istirahat 15-30 menit

Jangka waktu yang pendek tersebut adalah waktu yang pas untuk belajar. Hal ini terbukti diterapkan oleh Toru Kumon dalam mengajari anaknya.

Sekitar tahun 1950-an, istri Toru menyuruhnya untuk mengajari anaknya kelas 2 SD belajar matematika. Setelah melakukan berbagai trial & error, akhirnya Toru menemukan formula untuk belajar yang paling efektif. Anaknya diberi tugas untuk mengerjakan latihan selama 30 menit setiap harinya.

Soal yang diberikan tersebut semakin susah dan mengarah ke materi yang lebih sulit lagi. Hal ini juga diteliti oleh Universitas Washington pada tahun 2010. Waktu yang diberikan lebih singkat dan mengerjakan latihan lebih efektif dibandingkan dengan membaca saja.

Baca juga: 8 Universitas Terbaik di Indonesia 2018 Versi UniRank. Pilih yang Mana?

Cara belajar selanjutnya hanya dengan mengerjakan soal dengan kesulitan yang lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Namun jangan berharap jika di awal hanya mengerti dasar saja tapi ingin langsung meloncat untuk mempelajari materi yang sulit. Usahakan lebih bertahap dan lebih santai belajarnya.

Saat sesi belajar tersebut, Sahabat bisa mengambil pulpen dan kertas. Tulis apa yang Sahabat ingat tentang pelajaran sebelumnya. Hal ini akan mempertajam ingatan dibandingkan belajar menggunakan laptop atau HP.

Sebagai tambahan, Sahabat juga bisa menghidupkan musik khusus untuk menemani sesi belajar tersebut. Musik ini berguna untuk memperbaiki mood dan membuat pikiran lebih fokus. Sahabat bisa mencarinya di aplikasi Spotify atau di Youtube dengan kata kunci “music for study”.

Musik ini juga dapat mendorong tubuh untuk mengeluarkan hormon dopamin yang bisa membuat Sahabat makin bahagia. Jadi sesi belajar kali ini tidak akan membosankan atau terasa stres. Saat mendengarkan musik tersebut, otak kanan dan kiri akan lebih aktif dalam mengingat.

4. Cara belajar Feynman

4. Cara belajar Feynman

grownandflown.com

Jika Sahabat adalah tipe orang yang suka belajar dengan ditemani orang lain maka cara ini sangat cocok untuk digunakan. Teknik Feynman ini berbeda dengan teknik sebelumnya dengan mengatur waktu, teknik Feynman lebih ke praktek dalam belajar. Setidaknya ada 4 tahapan dalam teknik ini, yaitu:

  1. Memilih materi atau topik yang ingin dipelajari
  2. Ajarkan materi tersebut dengan bahasa yang lebih sederhana pada orang awam
  3. Cek bagian mana yang masih kurang jelas atau mengganjal di pikiran
  4. Pelajari bagian tersebut dan ulangi tahapan teknik ini lagi

Jika orang awam dapat memahami materi tersebut dengan baik, artinya teknik ini berhasil dan cocok untuk Sahabat terapkan. Jadi belajar dengan praktek memang lebih efektif dibandingkan dengan membaca dan mengingat saja.

Dari sini Sahabat bisa mengajak partner belajar untuk bertanya dan menjelaskan satu sama lain. Pertanyaan yang diajukan harus sesuai dengan topik dan jangan melenceng terlalu jauh atau sambil curhat.

5. Bimbel untuk belajar yang lebih efektif dan cepat

cara belajar efektif

thoughtco.com

Belajar di bimbel akan lebih efektif dalam belajar dan menguasai materi. Selain tutor yang menguasai materi tersebut, di bimbel juga mengajarkan untuk memecahkan masalah menggunakan metode tertentu. Jadi waktu yang digunakan lebih ringkas menggunakan logika metode tersebut.

Bimbel juga dapat mengetahui batasan informasi yang harus diserap hari itu. Jadi lebih efektif dan lebih masuk ke dalam pikiran, ya Sahabat! Imbangi juga dengan istirahat yang cukup karena ketika otak sudah lelah maka tidak bisa dipaksakan dalam belajarnya. Segera istirahat dan usahakan untuk santai dalam menghabiskan waktu tidur tersebut.

Baca juga: 10 Jurusan yang Jarang Diminati Tapi Dibutuhkan di Dunia Kerja

Selanjutnya, Sahabat bisa bangun pagi untuk melanjutkan waktu belajarnya. Pada waktu ini, gelombang alfa di dalam otak sangat aktif untuk membantu menyerap informasi baru. Maka dari itu orang terdahulu pasti banyak yang menyarankan untuk belajar pada pagi harinya.

Walau terlihat santai dalam menerapkannya tidak akan membuat sesi belajar semakin lebih rumit. Dukung juga dengan asupan nutrisi yang tepat agar otak tetap tersuplai dengan baik. Hasil bisa didapatkan selama seminggu ke depan, lho Sahabat. Jangan ragu untuk segera memulainya, ya!

Nah itulah beberapa informasi tentang cara belajar efektif menurut penelitian. Jadi, mulai sekarang Sahabat bisa menerapkan tahap-tahap belajar tersebut untuk menimba ilmu semakin banyak. Selamat mencoba!

 

Click to comment

Most Popular

To Top