Baby

5 Cara Mencuci Baju Bayi Agar Aman Dikenakan Si Kecil

cara mencuci baju bayi

Tak boleh sembarangan, ini dia cara mencuci yang benar!

Pertahanan tubuh pada si kecil memang sangat rentan terserang berbagai kuman dan bakteri. Menurut National Health Services (NHS) mengatakan bahwa kuman dapat menyebar melalui baju kotor atau yang tidak tercuci dengan baik. Inilah mengapa Sahabat perlu benar-benar menjaga kebersihan terutama saat mencuci baju.

Berbeda dengan baju dewasa, baju pada si kecil membutuhkan perhatian yang ekstra agar pada baju tersebut benar-benar bersih dan steril. Dengan begitu si kecil tidak mudah terserang penyakit dan tumbuh kembangnya dapat terjaga. Nah bagi Sahabat yang belum tahu cara mencucinya bisa melihat daftar yang sudah Jitaksara siapkan di bawah ini. Simak ya!

1. Cek label instruksi pada baju

1. Cek label instruksi pada baju

Pertama, Sahabat perlu cek label instruksi pencucian pada baju. Hal ini hampir ada di semua pakaian karena produsen pakaian umumnya mencantumkan instruksi tersebut secara tepat. Misalkan baju harus dicuci pada suhu berapa, menggunakan mesin atau tangan dan masih banyak lagi. Jika Sahabat belum terlalu paham bisa mencarinya di internet untuk masing-masing lambang yang ada pada label tersebut. Instruksi ini juga berhubungan dengan bahan pembuatan dari baju, jadi ketika dicuci tidak akan cepat rusak atau kusut.

Baca juga: 5 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi Alami dan Aman

2. Disinfektan yang tepat

cara mencuci baju bayi

Produk ini banyak dijual di pasaran, jadi Sahabat tak perlu membelinya secara khusus apalagi yang memiliki harga yang mahal. Jika memungkinkan, Sahabat juga bisa menggunakan bahan yang ada di dapur seperti cuka yang dicampur dengan air panas. Bahan ini sangat efektif untuk menghilangkan kuman pada baju bayi. Untuk menghilangkan kuman tersebut, Sahabat perlu merendamnya selama 30 menit sebelum dibersihkan. Bisa juga dengan merendam baju-baju tersebut dengan air panas selama 10-15 menit.

3. Tak perlu menggunakan pelembut

Seperti yang dilansir pada Mayo Clinic, banyak ahli medis yang tidak menyarankan untuk menggunakan pelembut pakaian dalam mencuci baju bayi. Pelembut ini dapat membuat kulit bayi menjadi iritasi bahkan alergi. Hal ini bisa disebabkan karena kandungan bahan kimia yang ada di dalamnya dapat bereaksi dengan kulit bayi yang sensitif.

Baca juga: 7 Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Harus Diperhatikan

4. Detergen yang tepat

cara mencuci baju bayi

Detergen juga perlu disesuaikan dengan kulit pada bayi karena masing-masing bayi memiliki gejala yang berbeda. Banyak juga bayi yang tahan pada produk detergen tertentu namun bagi beberapa bayi tidak tahan. Menurut American Academy of Pediatrics, saat bayi tidak ada reaksi tertentu pada detergen yang digunakan, maka Sahabat bisa menggunakan detergen tersebut.

Hindari juga penggunaan detergen dengan wangi yang menyengat dan zat kimia pelembut karena bisa membuat kulit bayi menjadi iritasi. Beberapa detergen masa kini juga sudah diformulasikan dengan berbagai bahan yang aman untuk kulit si kecil.

5. Memisahkan baju dengan risiko tinggi

cara mencuci baju bayi

Baju dengan risiko tinggi maksudnya adalah baju yang tinggi risikonya terkena kuman dan penyakit. Misalnya adalah baju yang terkena muntah atau pup, handuk yang dipakai oleh banyak orang, pakaian yang terkena infeksi atau pakaian untuk menyiapkan makanan. Sebaiknya pisahkan baju tersebut dan cuci dengan air bersuhu 60 derajat celsius untuk menghilangkan kuman tersebut.

Nah, berbagai cara mencuci baju bayi tersebut memang bisa menjadi pengetahuan baru yang bisa Sahabat dapatkan. Tentunya dengan menjaga kebersihan baju dan lingkungan sekitar bayi dapat mendukung tumbuh kembangnya semakin lebih baik. Selamat mencoba!

1 Comment

Most Popular

To Top