Entertainment

5 Fakta Film Horor Midsommar. Akankah Tayang di Indonesia?

Berani nonton ini?

Jakarta – Film Midsommar yang sudah banyak dinantikan oleh pencinta horor di Indonesia masih belum mendapatkan kejelasan mengenai status tayangnya di Tanah Air.

Kabarnya, film ini gagal mendapatkan izin tayang di bioskop-bioskop Indonesia karena tidak lulus sensor.

Pihak distributor dari film ini sendiri, Feat Pictures, sebelumnya sudah mengumumkan bahwa film ini akan tayang pada bulan Agustus 2019 tanpa memberikan tanggal pasti penayangannya.

Kamu salah satu orang yang sudah tidak sabar ingin menonton film ini? Yuk, ketahui dulu fakta-fakta tentang film ini, Sahabat Jitaksara!

1. Sinopsis dan Karakter Midsommar

1. Sinopsis dan Karakter MidSommar

Midsommar berkisah tentang seorang wanita bernama Dani Ardor yang diperankan oleh Florence Pugh. Dani Ardor memiliki trauma akibat sebuah insiden yang menimpanya di masa lalu.

Pacar Dani, yakni Christian -yang diperankan oleh Jack Reynor- mendapatkan undangan untuk menghadiri sebuah festival di Swedia bersama beberapa temannya.

Christian pun akhirnya mengajak Dani untuk mengikuti festival yang hanya diadakan tiap 90 tahun sekali ini. Keanehan dan teror pun muncul di tengah-tengah festival kultus ini.

2. Disutradarai oleh Ari Aster

2. Disutradarai oleh Ari Aster

Untuk kamu para pencinta film horor pasti sudah tidak asing dengan karya Ari Aster sebelumnya, yakni Hereditary (2018). Namun, menurut Aster, Hereditary bukanlah film horor melainkan drama keluarga.

Midsommar-lah yang dianggap Aster sebagai debut film horor karyanya. Sudah nonton Hereditary belum, Sahabat?

3. Genre Film Midsommar

3. Genre Film MidSommar

Genre dari film Midsommar sendiri bukan horor biasa lho, namun folk horor. Folk horor adalah genre yang berfokus pada kisah-kisah mengenai kultus dan ritual-ritual menyeramkan.

Genre ini dipilih karena fokus dari film ini ada pada kegiatan paganisme yang ada di Skandinavia.

Ari Aster dalam sebuah kesempatan menjelaskan bahwa visual dari Midsommar banyak mendapatkan inspirasi dari berbagai film, seperti Macbeth, Black Narcissus, Tess, dan Hard to be a God.

4. Banyak Adegan yang Dipotong Karena Rating

4. Banyak Adegan yang Dipotong Karena Rating

Tidak hanya di Indonesia, bahkan Midsommar juga menuai kontroversi di Amerika Serikat. Terbukti dengan rating yang didapat oleh Midsommar, yakni NC-17 (No Children Under 17) alias film dewasa.

Ari Aster lalu memotong beberapa adegan. Tak tanggung-tanggung 30 menit terpangkas habis demi mendapatkan rating R (restricted). Alhasil Midsommar akan tayang di bioskop dengan durasi 147 menit saja.

5. Mendapat Kritik Positif

5. Mendapat Kritik Positif

Midsommar sendiri telah tayang secara global sejak 3 Juli 2019 lalu. Kritikus film pun ramai-ramai memberi ulasan untuk film ini melalui Rotten Tomatoes dan didapatlah hasil 83%, yang berarti film ini berkualitas.

Tak hanya itu, secara penjualan film ini juga mendapatkan kesuksesan. Terbukti, dari biaya produksi $9 juta, kini ia berhasil mengantongi $34,4 juta!

Wah semakin tertarik untuk menonton film ini? Harap bersabar dulu ya, Sahabat!

Click to comment

Most Popular

To Top