News

5 Fakta Hujan Meteor Perseid Malam Ini yang Harus Kamu Tahu

Sudah tahu belum fakta tentang hujan meteor Perseid ini?

Jakarta – Fenomena alam yang menakjubkan akan menghiasi langit malam di bulan Agustus 2019 ini. Kamu yang gemar dengan dunia astronomi pasti sudah tidak asing dengan fenomena hujan meteor Perseid yang akan terjadi malam ini.

Nah, untuk persiapan menyaksikan fenomena alam yang indah ini, kamu wajib tahu beberapa hal. Ini dia informasi dari Jitaksara yang harus kamu baca!

1. Asal Usul Hujan Meteor Perseid

1. Asal Usul Hujan Meteor Perseid

Nama Perseid didapat karena titik radian dari hujan meteor ini seakan berasal dari arah Rasi Bintang Perseus.

Di setiap tahunnya, bumi akan berpapasan dengan gugusan debu komet Swift-Tuttle yang menjadi penyebab dari hujan meteor Perseid. Hujan meteor ini biasa muncul di langit dalam rentang tanggal 17 Juli hingga 24 Agustus.

Komet Swift-Tuttle sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1862 dan akan mengelilingi matahari setiap 130 tahun sekali.

2. Puncak Hujan Meteor Perseid

2. Puncak Hujan Meteor Perseid

Puncak dari hujan meteori Perseid ini dapat disaksikan di langit sekitar tanggal 12-13 Agustus. Tak main-main, jumlahnya sendiri mencapai 90 meteor per jam!

Radar meteor berhasil mendeteksi jejak ionisasi meteor tersebut di atmosfer Bumi dan didapat ketinggian meteor sekitar 70 hingga 110 km.

3. Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

3. Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

Salah satu yang paling menarik dari hujan meteor Perseid adalah bisa disaksikan di seluruh Indonesia. Biasanya hujan meteor akan terlihat jelas mulai pukul 22.00 hingga 5.00 WIB dini hari.

Hujan meteor ini aman untuk dilihat dengan mata telanjang. Namun, jika kamu berada di tempat dengan polusi cahaya tinggi, maka kamu akan kesulitan menyaksikan hujan meteor ini.

4. Hujan Meteor Tahun Ini Jumlahnya Lebih Sedikit

4. Hujan Meteor Tahun Ini Jumlahnya Lebih Sedikit

Dilansir dari Detik.com, hujan meteor Perseid tahun ini memiliki jumlah yang relatif sedikit, hanya belasan meteor per jam dari jumlah standarnya yang mencapai 90 meteor per jam.

Hal ini dikarenakan fenomena hujan meteor kali ini berbarengan dengan fase bulan purnama. Meski tengah berada di saat puncak hujan meteor, kamu tidak akan bisa menyaksikan sebanyak biasanya, ya.

5. Keistimewaan Hujan Meteor Perseid

5. Keistimewaan Hujan Meteor Perseid

Dibanding dengan hujan meteor lainnya, hujan meteor Perseid memiliki keistimewaan tersendiri. Jumlahnya cukup besar, yakni mencapai 90 meteor per jam dengan kondisi langit yang baik.

Lalu, sumber dari hujan meteor ini juga berbeda dari hujan meteor lain. Biasanya hujan meteor berasal dari remah-remah komet. Namun, Perseid memiliki karakter hujan meteor yang kuat dan induk kometnya pun memiliki periode yang cukup panjang.

Ada lagi keistimewaan lain, yakni Perseid memiliki potensi untuk menghasilkan fireball (meteor yang sangat terang) saat dalam fase puncak. Menarik, kan?

Click to comment

Most Popular

To Top