Family and Relationship

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid yang Harus Dipahami

Sudah tahu belum, Sahabat?

Bagi perempuan yang telah menyelesaikan masa haidnya perlu menyucikan diri secara khusus.

Saat haid atau menstruasi, dinding rahim mengalami peluruhan yang sudah menjadi hal yang normal dialami setiap wanita.

Proses ini ditandai dengan keluarnya darah menstruasi saat masuk periodenya. Untuk itulah wanita perlu menyucikan diri karena saat peluruhan tersebut sedang dianggap sedang kotor.

Saat menstruasi ini, wanita juga tidak diperbolehkan untuk ibadah Shalat lima waktu terutama ibadah di saat bulan Ramadhan.

Jika tetap melakukannya maka ganjaran dosa dan ibadah Sahabat tidak akan diterima oleh Allah SWT. Nah, bagi Sahabat yang sudah menyelesaikannya bisa melihat tata cara mandi wajib di bawah ini.

Jitaksara sudah merangkumnya agar mudah dipahami dan dijadikan sebagai panduan.

tata cara mandi wajib setelah haid

theromatic.com

Niat dan doa saat mandi wajib

Ada perbedaan antara mandi biasa dan mandi wajib yaitu pada niatnya. Ada niat dan doa yang perlu dibacakan sebelum melakukan mandi wajib.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”

Artinya: Saya berniat mandi wajib untuk mensucikann hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Sahabat bisa mengucapkannya langsung secara lisan atau di dalam hati.

Baca juga: Cara Mandi Wajib yang Benar untuk Laki-Laki dan Perempuan

Perintah mandi wajib

Landasan untuk mandi wajib ini tertulis jelas di Al-Quran di surat Al-Maidah ayat 6 dan surat An-Nisa ayat 43.

Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman,

apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki,

dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air,

maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu,

tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”

An-Nisa ayat 43:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,

(jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi.

Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan,

kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu.

Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

tata cara mandi wajib setelah haid

andersonwater.com

Tata cara mandi wajib

  1. Pertama, Sahabat bisa membaca niat terlebih dahulu
  2. Bersihkan tangan 3 kali
  3. Bersihkan bagian tubuh yang kotor dengan tangan kiri
  4. Ulangi untuk cuci tangan
  5. Berwudhu dan berniat wudhu
  6. Basuh kepala 3x sampai ke pangkal rambut
  7. Pisah-pisahkan rambut menggunakan jari
  8. Guyur seluruh tubuh
  9. Basuhkan sabun dan shampo

Baca juga: Penyebab Haid Tidak Teratur dan Dampaknya untuk Masa Subur

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mandi wajib

  • Gunakan air yang suci tanpa ada kotoran yang bisa mengubah bau dan sifatnya
  • Mandi wajib dihukumi sebagai pengganti wudhu
  • Membasuh seluruh tubuh dan harus terkena air keseluruhan
  • Tidak diperkenankan menggunakan penutup kepala

Itulah beberapa aturan, niat dan doa saat melakukan mandi wajib. Selesai menstruasi memang diharuskan untuk mandi wajib agar kembali suci dan bersih.

Sahabat kini bisa kembali menunaikan ibadah Shalat lagi seperti sebelumnya. Selamat mencoba!

Click to comment

Most Popular

To Top