Baby

7 Tips Puasa untuk Ibu Menyusui yang Harus Kamu Tahu

tips puasa untuk ibu menyusui

Semoga puasa kamu lancar, ya!

Semestinya ketika masuk dalam bulan Ramadan maka umat Islam akan menjalankan ibadah berpuasa. Kegiatan tersebut juga berlaku bagi ibu yang sedang menyusui, namun sebenarnya mendapatkan kelonggaran untuk tidak berpuasa. Selama melakukan ibadah tersebut, tubuh membutuhkan lebih banyak nutrisi dan cairan agar tetap bisa bertahan sampai waktu berbuka nantinya. Maka dari itu penting sekali didukung dengan nutrisi yang cukup.

Lalu bagaimana jika ibu yang menyusui tersebut tetap ingin menjalankan ibadah? Tenang saja, beberapa tips dari Jitaksara di bawah ini akan membantu Sahabat untuk tetap berpuasa walau sedang menyusui si kecil, simak ya!

1. Memperhatikan usia bayi

1. Memperhatikan usia bayi

Tips pertama yang perlu Sahabat ketahui adalah usia bayi. Sebelum memutuskan untuk berpuasa sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter akan hal ini. Bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan tentu masih bergantung dari ASI sebagai gizi utamanya. Maka dari itu biasanya Sahabat diperbolehkan berpuasa setelah bayi menginjak usia di atas 6 bulan karena bayi sudah bisa mendapatkan makanan pendamping ASI.

2. Menjaga nutrisi untuk tubuh

2. Menjaga nutrisi untuk tubuh

Saat berpuasa tentu tubuh akan lebih menyerap nutrisi dari makanannya. Itulah mengapa Sahabat perlu menjaga nutrisi yang seimbang dan cukup agar kualitas ASI yang diperoleh tetap maksimal. Nutrisi tersebut juga dapat membantu tubuh bertahan saat puasa panjang. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah komposisi nutrisi yang harus tepat seperti 20 persen lemak, 50 persen karbohidrat, dan 30 persen protein.

3. Konsumsi air putih lebih banyak

3. Konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan

Selama menjalani ibadah puasa tentu tubuh akan menguras lebih banyak cairan. Inilah yang membuat Sahabat perlu menjaga cairan tubuh tetap optimal. Caranya bisa dengan minum air putih minimal 2 liter dari berbuka puasa hingga sahur. Ada juga yang menyarankan untuk melakukan pola 2-4-2 yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam hari dan 2 gelas saat sahur.

4. Konsumsi makanan yang melancarkan ASI

4. Konsumsi makanan yang melancarkan ASI

Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk melancarkan ASI memang lebih banyak dari sayur dan buah. Pada buah, Sahabat bisa mengonsumsi jambu air, pepaya, semangka, atau kecambah. Sedangkan pada sayuran, Sahabat bisa mengonsumsi sayur bayam, daun katuk, dan masih banyak lagi. Produksi ASI harus tetap lancar karena buah hati lebih membutuhkan banyak nutrisi dari ASI tersebut.

5. Pompa dan menyusui anak ketika malam hari

tips puasa untuk ibu menyusui

Saat berpuasa terutama saat siang hari, pasti produksi dari ASI akan menurun. Inilah mengapa Sahabat perlu memompa ASI lebih banyak saat malam hari atau menyusui. Jangan lupa untuk membuat banyak stok yang disimpan pada lemari pendingin untuk digunakan saat siang hari tersebut.

6. Istirahat yang cukup

6. Istirahat yang cukup

Pola ibu menyusui memang sudah berat apalagi ditambah dengan ibadah berpuasa, tentu terasa lebih berat lagi. Tubuh akan sering lemas dan kepala akan sering sakit. Untuk mengatasinya, Sahabat perlu cukup beristirahat untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Istirahat juga berguna untuk memperlancar sirkulasi darah dan membuat kerja tubuh semakin optimal.

7. Berhenti puasa jika tidak mampu

tips puasa untuk ibu menyusui

Jika memang dirasa tidak mampu melanjutkan ibadah puasa, Sahabat tak perlu memaksakan diri karena bisa berakibat fatal jika dibiarkan. Sahabat bisa berhenti berpuasa dahulu untuk menjaga tubuh tetap optimal dan prima. Sahabat perlu memikirkan juga tentang kesehatan ibu dan bayi karena begitu penting untuk masa depan.

Demikian beberapa tips yang bisa Sahabat ketahui tentang berpuasa bagi ibu menyusui. Kondisi menyusui memang berat dan masih ditambah dengan ibadah puasa tentu akan berkali-lipat rasanya. Tetap jaga kondisi dan asupan nutrisi bagi keduanya, ya Sahabat!

1 Comment

Most Popular

To Top